PIPIEW

me, my words ‘n my mind

Ta’jil

Posted by pipiew pada September 16, 2008

Setiap bulan puasa tiba, selalu banyak agenda-agenda luar biasa yang menanti, salah satunya memberi makan kepada orang yang berpuasa. Iya, luar biasa, karena pahalanya Subhanallah gede.. Sudah menjadi kebiasaan bahwa untuk memberi makan para petugas dan orang-orang yang berbuka di mesjid terdekat adalah kewajiban semua warga, dengan keihklasan tentunya. Di mesjid Baiturrahman sendiri (mesjid di deket rumah, red), jadwal penyumbang ta’jil (hidangan berbuka puasa) sudah ditentukan sebelum 1 Ramadhan tiba.

Biasanya hidangan berbuka puasa ini berupa aneka macam kue-kue dan minuman menyegarkan, namun kali ini ibu membuat hidangan ta’jil yang agak berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu berupa sekotak nasi plus lauk dan sayur seadanya. Tidak bisa dikatakan mewah, wong lauknya cuman telur rebus yang disambel dan sayurnya oseng-oseng empat sekawan (wortel, kol, buncis dan tomat hijau), tapi tak apalah untuk mengganjal perut sebelum melaksanakan shalat tarawih.

Rencana menu ta’jilan ini sudah dipersiapkan dari seminggu yang lalu, termasuk pengaturan waktu belanja, maklumlah hari-hari di bulan puasa ini terasa lebih singkat. Dari belanja perkakas makan yang akan digunakan (kotak nasi, sendok dan tempat pembungkus lauk yang kesemuanya berbahan plastik << emang sengaja dirancang untuk sekali pakai *ga perlu repot-repot balikin tempatnya, he..*), sampai belanja bahan makanan di hari minggu kemarin. Ternyata di bulan puasa pun, bukan hanya pedagang sore saja yang diserbu pembeli menjelang berbuka puasa, tetapi juga pasar tradisional yang umumnya buka di pagi hari ini. Senang rasanya melihat ibu begitu asyik memilih dan membeli bahan-bahan makanan dan bumbu dapur, “ada kesenangan tersendiri” kata ibu.

Hari Senin kemarin giliran keluarga kami yang ditugasi menyediakan ta’jil, sedari siang ibu sudah bersiap meramu segala hidangan berikut pernak-perniknya. Fi sendiri baru pulang pukul 3 sore, langsung membelikan sekotak air mineral gelas (lagi-lagi supaya praktis), dan membantu packaging *halah* he..

Kira-kira pukul 17.15 WP (Waktu Pontianak), kotak-kotak makanan segera diantar ke mesjid. Disana sudah ada beberapa orang yang sedang membersihkan mesjid dan halamannya. Dengan rona penuh syukur, petugas mesjid menerima hidangan ta’jil buatan ibu. Humm..senang ya rasanya bisa berbagi..

مَنْ فَطَّرَ صَائِماً كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ (رَوَاهُ التِّرمِذِيُّ وَقَالَ حَدِيثٌ حَسَنٌ

(صحيح)

“Barangsiapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala yang semisal orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.” (HR. At Tirmidzi, beliau berkata, “Hadits Hasan Shahih”)            – sumber -

18 Tanggapan to “Ta’jil”

  1. motosuki berkata

    tolong ta’jil nya di antar ke gang bambu no 2 yah :D
    makasiy :p

  2. rovich berkata

    ke radmin 2.8 jg donk..tp udh tlt ya…kl gt psn bwt bsk aj ya..hehehe…

  3. angga berkata

    :( kok saye nda dapat

  4. Yari NK berkata

    Wah… memang tuh menyediakan ta’jil pahalanya bisa berlipat. Saya juga mau deh. Tapi yang nggak pakai daging ya! Huehehehe….. :mrgreen:

  5. susilorudi berkata

    Aku mau juga dongk…dikirim yach..ke tempat aku…
    salam kenal mbak…

  6. qizinklaziva berkata

    tajilnya maknyus banget kayaknya tuh!! sayang nggak keliatan koleknya!

  7. petak berkata

    jadi pengin :)

  8. Achmad Sholeh berkata

    Kebahagian ketika menjelang berbuka adalah kebahagian khas Ramadhan apalagi bisa menyediakan Ta’jil bagi yang berpuasa oke banget tuh mbak salam

  9. dhedhi berkata

    hohohoho…
    ngeliat gambarnya.. jadi laperrr
    di ITT lagi mau buka nih…
    bagi ta’jilnya doooonkkkk :-)

  10. Edi Psw berkata

    Wah, selamat berbuka puasa ya?

  11. sungguh mulia muslim.muslimat yang berkenan memberika hidangan berbuka kepada sesamanya. Allah pasti akan memberikan balasan yang tak terduga. salu dg mbak fifi dan keluarga yang masih berkenan utk berbagi lewat ta’jil.

  12. doelsoehono berkata

    Salam

    halah mbokyo saya ngerasain tajilnya Bro

    salam dari ….Boyolali

  13. edratna berkata

    Menyenangkan untuk berbagi, bukan kemewahannya,…tapi lebih pada kebersamaan. Oseng sederhana yang dibuat dengan kasih sayang akan terasa hangat di hati dan lezat di lidah.

  14. yudios berkata

    Wah seneng nya :)

  15. pipiew berkata

    @moto
    bambu no 2 keknya udah ade yang ngantar ta’jil-lah #lirik nu**s# hi…

    @mas Opik
    besok kan pesen sendiri, di somay bdg ato kfc? heu..

    @mbak Angga
    dikirim ke Jambi mbak, tp mbaknye pula yg ndak kesana *bo’ong*, keke..

    @Pak Yari
    ha, ga pake daging dan ga pake antri Pak, he..

    @susilorudi
    alamatnya pak? mo dikirim via pos, jne ato dhl? *halah, gaya* ;p
    salam juga pak, terimakasih sudah berkunjung..

    @qizinklaziva
    o..jelas, masakan ibu gitu lho.. humm,kolaknya jadwal dimasak hari ini, tapi saya yg masak *ga menjamin rasa dan selera*, masih mau? he..

    @Petak
    pingin apa nih, pingin makannya ato pingin nyediain ta’jilnya? he..

    @Pak Achmad Sholeh
    iya pak, walaupun menunya jauh dari lengkap, tapi kerasa nikmat.

    @Dhedhi
    di ITT bukanya dimana dhi? kantin PGA kah? heheu, pengen buka disono lagi..

    @Pak Edi Psw
    makasih pak, selamat berbuka juga ya pak (nanti kalau udah deket azan maghrib), he

    @Pak Sawali
    aamiin..semoga kita masih diberi rezeki untuk berbagi, berbagi itu ternyata sungguh menyenangkan dan melegakan ya pak.. :)

    @doelsoehono
    wah, mau dikirim ke Boyolali pak ta’jilnya? tapi pas nyampenya udah keburu ga bisa dimakan, he.. terimakasih pak..

    @Bu Edratna
    Bener ibu, memasak itu ternyata bukan hanya dengan tangan dan lidah, tetapi juga dengan hati dan perasaan, Subhanallah.. :)

    @yudios
    seneng banget.. :D

  16. Edi Psw berkata

    Memang di bulan ramadhan ini merupakan waktu yang tepat untuk beribadah, mencari ridhoNya agar kita ditinggikan derajat kita.

    =============================
    aamiin…semoga di akhir nanti kita semua dapat mencapai derajat ketakwaan yang tertinggi *berburu Lailatul Qadar ahh, he..*

  17. supriadi berkata

    Wah enak juga yah bisa dapat pengalaman secara langsung. Hehhe.. boleh dong dianter kerumah
    :D

  18. annosmile berkata

    met lebaran ya…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.