Tag

, , , , ,

Jum’at, 21 November 2008

Pukul 12.04 WIB

Cuaca cukup terik menyinari kota Pontianak siang itu, suatu hal yang bukan luar biasa. Saya bergegas pulang ke rumah dengan terburu – buru. Pesawat dijadwalkan akan lepas landas pada pukul 16.00 WIB, dan saya belum mengemas satu pun barang – barang yang akan dibawa. Kesibukan mempersiapkan atribut Borneo Blogger Community (BBC) untuk menghadiri Pesta Blogger 2008 membuat saya dan rekan-rekan BBC lainnya harus mengorbankan sedikit waktu berleha-leha, segala sesuatu harus dikerjakan dengan cepat. Ditambah lagi, pagi harinya saya harus menghadiri pelatihan instalasi Sistem Informasi Keuangan Daerah, plus mengantri selama kurang lebih satu jam di Bank Pembangunan Daerah, ufh hari jumat ternyata hari yang paling sibuk di dunia transaksi perbankan, alhasil waktu untuk packing perlengkapan keberangkatan pun menjadi molor.

Sepulang kerumah, rasa sakit di punggung memaksa saya untuk merebahkan diri sebentar di atas hamparan kasur empuk, tidak tidur, namun cukup untuk menghempaskan lelah yang kian terasa. Waktu terus berjalan, setelah menyegarkan diri dengan mandi siang, seluruh perlengkapan akan segera saya masukkan ke dalam travel bag. Tapi oups, saya lupa, seminggu yang lalu Om meminjam tas keliling <strike>dunia</strike> saya untuk dibawa saat Prajabatan di luar kota (doh). Untunglah, abang ipar berkenan meminjamkan tas bepergiannya, (inilah salah satu alasan mengapa saya sulit mengenali tas sendiri ketika mengambil barang di bagasi, nanti, hehe..) *kaburr dari bg Yaser*

Pukul 14.40 WIB, saya berpamitan kepada keluarga yang ada di rumah, termasuk si kecil Qansa yang pasti akan sangat dirindukan (aunty akan pulang sayang..dengan oleh-oleh RotiBoy..hehe..). Barang bawaan saya adalah satu tas berisi Cassie untuk modal membuat postingan, satu tas lagi berisi pakaian beserta pernak – perniknya, dan satu gulungan banner BBC yang baru saja diantarkan oleh si pembuat desain + pencetak banner tersebut, mr. Dian Prawira yang juga merupakan salah satu Blogger Pontianak. Perjalanan ke bandara harus menyinggahi beberapa tempat, pertama adalah kantor, sambil berpamitan kepada atasan dan rekan kerja se-ruangan. Pemberhentian berikutnya adalah ke tempat pembuatan sablon kaos BBC alias kantor PDE dimana bang Rovich bersusah payah menyeterika sablonan transfer paper di atas kaos putih berlambangkan BBC Goes to PB2008 (Terimakasih bang atas bantuan dan kerjasamanya, sehingga pada hari H, kami para utusan Borneo Blogger berkenan memakai kaos tersebut).

Telepon dari bang Yaser berulang kali menggetarkan K618 dalam saku celana saya, namun kondisi sedang tidak memungkinkan untuk menjawabnya, saya terus saja melaju dengan mulus ke arah Bandara Supadio, Pontianak. Di jalan kami berpapasan dengan bis – bis pembawa Calon Jamaah Haji yang akan segera bertolak ke Batam demi menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah. Subhanallah, melihat iring – iringannya hati ini terasa bergetar, ingin sekali secepatnya masuk dalam rombongan bis tersebut, aamin.

Sesampainya di bandara, kabar buruk langsung menyambut saya, pesawat diperkirakan delay hingga pukul 17.00 WIB. Tidak hanya itu, harapan yang terlalu besar terhadap kemudahan pengaksesan internet di kawasan bandara pun turut mengecewakan saya. Hotspot di ruang tunggu penumpang tidak ada, dan ketika mengalah pada layanan GPRS pun sayangnya koneksi tidak juga menandakan sedikit pencerahan. Padahal bang Freddy sudah mengirimkan pesan untuk segera memposting laporan perjalanan. Akhirnya keinginan untuk segera memposting tulisan on location harus segera dikubur. Plan B-nya, menghayati benar-benar perasaan pada saat keberangkatan tadi dan akan segera diposting begitu layanan internet sudah dapat dijangkau.

Menunggu cukup lama, tanpa layanan internet membuat ungkapan “Menunggu adalah Pekerjaan yang Membosankan” menjadi semakin terasa benar. Tapi tak apalah, kebosanan itu masih tertutupi semangat Pesta Blogger 2008, dalam hitungan jam kami segera akan mengikuti perhelatan paling akbar para blogger Indonesia.

Pukul 17.19 WIB akhirnya kami dipersilakan untuk menuju ke pesawat. Dan beberapa menit kemudian pun saya dan bang Yaser tinggal landas meninggalkan semburat jingga matahari sore di Kabupaten Pontianak. Beberapa teman telah lebih dahulu berangkat dengan penerbangan siang, yaitu Alexander Mering, Bambang, dan Oesoep Thjai. Di Jakarta telah menunggu blogger BBC lainnya, Pak Andi dan Bang Yudhi alias Motosuki. Jakarta, i’m coming!!!

dsc05393dsc05396

Bersambung…

Iklan