Tag

, , , , , , ,

Kamis, dua malam yang lalu, telah digelar acara halal bihalal komunitas blogger Pontianak yang tergabung dalam Borneo Blogger Community (BBC). Kerinduan para penulis jejak di dunia maya ini akhirnya terobati, silaturahmi terasa semakin lengkap ketika tatap muka dan tegur sapa tidak lagi dibatasi layar monitor dan koneksi broadband. Alih-alih nastar lebaran yang masih tersusun rapi di rumah sendiri, secangkir cokelat hangat terasa lebih dari cukup untuk menemani kongkow nonformal di halaman terbuka Plasa Telkom Teuku Umar. Seakan turut mendukung acara ini, hujan pun menunda sebentar gerimisnya, tidak seperti malam-malam sebelum dan sesudahnya.

Kami kedatangan tamu istimewa malam itu, bukan penduduk BBC, tapi jurnalis yang ingin meliput komunitas blogger Pontianak, mbak Dian dan mas Fotografer dari harian Tribun Pontianak, koran lokal yang mulai memperkenalkan kualitas beritanya sejak beberapa bulan yang lalu. Bang Yaser terlihat antusias menjawab pertanyaan – pertanyaan dari mbak wartawan, Bang Freddy tidak putusnya menceritakan sejarah BBC, Pak Bheri, Pak Eddy, Bg Rofiq, Bang Riza, Bang Rizko, Deni, Comel dan blogger lainnya pun tidak kalah semangatnya. Sayang, beberapa blogger berhalangan hadir karena suatu dan lain hal, termasuk diantaranya Mbak Ita, Mbak Angga, Bang Zuhri, Pak Roy, Motosuki, Bang Reza, Dian, etc.

Arti Penting Komunitas
John Dewey menyatakan bahwa komunitas terbangun dari ikatan-ikatan (commonalities) yang secara rumit saling terkait melalui komunikasi. Ikatan-ikatan, dalam bentuk seperti ‘tujuan, kepercayaan, dan pengetahuan’ adalah keharusan bagi terbentuknya komunitas, dan terbangun melalui komunikasi.
Rasanya terlalu kampungan ya kalau masih menganggap komunitas maya adalah komunitas gadungan.

Suatu komunitas akan tetap eksis dan bertahan jika silaturahmi antar warganya senantiasa terjalin dan dipupuk. Salah satu cara pemupukan komunitas maya dalam bentuk nyata adalah dengan sesekali mengadakan kopi darat, meskipun acaranya hanyalah ketemuan, membicarakan obrolan-obrolan ringan, tukar menukar file, ditambah lagi dengan banyaknya candaan. Well, tapi coba buktikan, trafik situs agregat / forum akan meningkat tajam segera setelah acara offline-an tersebut berakhir, shoutbox semakin ramai, postingan-postingan apik pun bersaing menempati posisi teratas agregat.

Lalu, Hanya itukah manfaat dari komunitas maya? Tentu saja tidak sayang, mari perhatikan contoh silsilah-keluarga antara Pak Eddy dan Bang Yaser, setelah dirunut ternyata istri bang Yaser adalah anak dari saudaranya Pak Eddy, hayyah ketemu sodara di dunia maya. Belum lagi kisah pertemuan dengan teman lama, misalnya Bang Freddy, Bang Rizko dan Motosuki yang satu sekolah dulunya. Saya sendiri kaget ketika mbak Dian sangat mengenal kakak-kakak saya, termasuk tahu dimana tempat saya melanjutkan pendidikan dulu, sedang saya sendiri tidak tahu sama sekali siapa beliau (aih, maap mbak Dian..)

Sebelum acara ditutup saya sudah harus berpamitan pulang karena malam semakin gelap. Harusnya postingan ini dikerjakan sepulang dari Plasa, tapi maaf, dua malam belakangan terlalu banyak antrian task yang harus dikerjakan, belum lagi kondisi kesehatan yang berbanding lurus dengan cuaca kota Pontianak. Tak apalah, yang penting hati ini senang telah mengikatkan batin pada BBC, mempererat kecintaan pada dunia blog. Humm..Bagaimana dengan komunitas blogger anda?
Apapun itu, Just Keep Blogging..!!!