Tag

, ,

Berakhirnya percakapan antara pilot dan copilot pesawat Adam Air dengan seruan takbir disertai bunyi ledakan keras membuat merinding bulu kuduk. Suara yang isunya keluar dari rekaman saat-saat terakhir pesawat naas Adam Air tersebut mengingatkan betapa dekatnya kita dengan kematian. Ya, banyak pihak yang menyayangkan beredarnya rekaman tersebut, karena seolah mengenang kembali peristiwa maut yang terjadi pada 1 Januari 2007 lalu. Bahkan fi yang tidak mengenal satu pun korban yang meninggal saja rasanya kesedihannya terlalu perih untuk diungkapkan. Turut berduka cita kepada seluruh keluarga korban.

Di tengah kontra mengenai pemutaran kembali saat-saat menegangkan tersebut, menurut fi, masih ada sisi positif yang bisa didapatkan, paling tidak rekaman ini justru menyadarkan diri bahwa kita sedang menanti ajal.

Ketika Maut di Depan Mata..

Akankah kita siap?

Iklan