28

“Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan-Nya, kemudian dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan?”.

Baru baca Ayat ini kemaren, liat artinya..eh, ada tanda tanya dalam kepala, “mati – dihidupkan – dimatikan – dihidupkan – kembali kepada-Nya” = reinkarnasi??

Ngerti kalo dalam ajaran Islam ga ada yang namanya reinkarnasi, jadi..maksut dari Kalimah ini apa ya? *google mode on, soalnya ga punya buku Tafsir Alqur-an, hihi..*

Salah satunya dapet di sini , dan ternyata..

menurut Abu Sangkan :
” Pada awalnya manusia tidak ada (mati) … lalu Allah menciptakan manusia dari sari/ekstrak alam kemudian menghembuskan roh dari-Nya kedalam tubuh (lihat Al hijir 28-29) dan ia menjadi hidup … didalam alam rahim … kemudian ia melepaskan dari ikatan alam rahim menuju alam dunia … kemudian ia melepaskan dari ikatan alam dunia … menuju alam barzah … kemudian ia melepaskan alam barzah menuju alam syurga atau neraka, kemudian ia melepaskan kembali menuju Allah Azza wajalla.

didalam Islam jika manusia terikat oleh alamnya (hubbud dunya cinta dunia) maka ia akan tertolak kembali kepada Allah, … rohnya tetap pada kesadaran sebagai manusia namun roh yang tersiksa oleh karena Tuhan menolaknya, … dan keadaan ini disebut siksa atau kesengsaraan alam barzah (siksan kubur).”

menurut Tafsir Alquran :
“Fenomena kehidupan merupakan bukti keberadaan Allah dan fenomena kematian merupakan bukti adanya hari kebangkitan.

Kematian bukanlah akhir kehidupan, tetapi awal dari kehidupan yang sesungguhnya, dan gerakan menuju ke arah Allah.”

Subhanallah..
so, yang dimaksud Al-Baqarah ayat 28, kehidupan yang kedua setelah kematian bukanlah reinkarnasi ke dalam bentuk kehidupan dunia fana seperti sekarang ini, tetapi justru kelahiran kembali ke alam kita selanjutnya yang insyaAllah akan membawa kita selangkah lebih dekat dengan-Nya.

Ya Allah, cukupkah bekalku menuju ke sisi-Mu?

*nyesel mode on, hiek..banyaaknyaaa dosaku… 😦 *

Iklan