Akses Telekomunikasi Indonesia – Malaysia
Bawaan orang yang pertama kali keluar negeri, inginnya selalu dengan segera memberitahukan kepada khalayak tentang apa-apa yang dilihatnya, baik kepada keluarga, teman dekat, bahkan seantero dunia. Operator telekomunikasi yang saya gunakan ternyata masih mendeteksi keberadaan sinyal di bandara Kuching. Try..try..mulai mengirimkan message pertama di negeri orang. Berhasil! Namun kehilangan Rp 4000,- sekali sms. Lain lagi halnya dengan operator seluler yang katanya terbesar di Indonesia, teman saya tidak berhasil mendapatkan akses telekomunikasi karena tidak melakukan migrasi terlebih dahulu sebelum berangkat ke luar negeri, hm ribet juga ya. No sinyal berarti No telepon, No sms dan No internet. Ahayy..malangnya nasib temanku sayang *saat itu saya habis-habisan mengejek teman tersebut, haha*.
Rp 4000,- / sms tidak mungkin dikirimkan ke semua nomor kontak, alternatif lain adalah membagikannya melalui facebook, sekali akses langsung tersebar ke seantero dunia. Keasyikan mengomentari status, tak sadar berapa KB bandwidth yang sudah digunakan. Dalam otak saya yang tersemat adalah pikiran bahwa 1 KB paling banter cuma seharga sepuluh rupiah, toh di Indonesia aja cuma satu rupiah per kilobyte. Ternyata, jika kita berada di negeri orang, jangan pernah percaya dengan anggapan kebiasaan kita di negeri sendiri. Dengan perkiraan total akses maksimal sekitar 100 KB, biaya yang harus saya keluarkan tidak kurang dari Rp 20.000,- yang dipotong dari sisa pulsa. Rp 200,- / KB ?? Ahayy, tiba – tiba saya berhenti berceloteh riang di setiap status, hehehe..
Mengingat biaya komunikasi yang begitu mahal, belum lagi sistem roaming internasional yang tak kalah merugikan, akhirnya kami memutuskan untuk membeli simcard nomor Malaysia. Biayanya jauh lebih murah, sms internasional hanya seharga RM 0.2 atau sekitar Rp 600,-. Komunikasi lokalnya jauuh lebih murah, pulsa tersisa beberapa sen saja masih bisa menelepon sesama nomor Malaysia (mirip di Indonesia).
Hnah, karena sombong mentertawakan teman yang tadinya kesulitan mendapatkan akses internet mobile, akibatnya saya rasakan sekarang. HP saya tidak support layanan internet dengan operator seluler tersebut, hiek.. Berkali – kali saya cek info layanannya, tetapi menu yang seharusnya muncul tidak kunjung tampil, benar – benar kehilangan opsi ber-internet-an. Kontras dengan teman saya, begitu asyiknya berselancar di dunia maya. Aaargh, betapa terpukulnya saya, life without internet?? bagaimana bisa?
Terlantar karena Tertunda Baca entri selengkapnya »