SAHANA (Sistem Informasi Manajemen Bencana)
Sahana adalah web manajemen bencana berbasis aplikasi yang menyediakan solusi manajemen, dengan fokus pada skala besar bencana kemanusiaan. Ini memungkinkan peningkatan koordinasi dengan mempromosikan pengumpulan informasi terpadu, juga membantu kolaborasi dengan menyediakan sejumlah mekanisme komunikasi sebagai akibat dari sebuah bencana. Sahana dibangun sebagai perangkat lunak open source dan dirilis di bawah GNU Lesser General Public Licence, yang berarti semua pengguna bebas untuk download dan menggunakannya.
Modul :
Situation Mapping (Pemetaan Situasi)
Modul Pemetaan Situasi menyediakan mekanisme untuk bersama-sama memberikan tinjauan tentang perkembangan bencana, menggunakan pemetaan online (GIS). Modul ini membantu untuk melihat peta daerah tertentu dan menyediakan fasilitas untuk menambahkan tanda dan gambar ke titik kejadian pada peta.Sangat dimungkinkan untuk mendapatkan informasi tentang distribusi daerah bencana menggunakan Pemetaan Situasi.
Missing Person Registry (Daftar Orang Hilang)
Missing Person Registry adalah papan buletin online yang mengatur daftar orang-orang hilang dan korban yang ditemukan, serta informasi tentang orang-orang yang mencari mereka, meningkatkan kemungkinan dan kemudahan dalam menemukan identitas korban. Walaupun tidak menawarkan otomatisasi berupa pemberitahuan bila seseorang yang ditemukan, namun Sahana memungkinkan seorang sukarelawan untuk melakukan pemantauan dan pemberitahuan secara manual (misalnya, melalui kontak telepon). Baca selebihnya »
Rumah Gadang yang sedang terguncang..
Membayangkan perasaan takut bercampur kepanikan ketika diguncang bumi. Innalillahi..sungguh tak terbayangkan. Ketika bayangan tsunami menghantui setiap derap langkah kaki yang mengayun menghindari bahaya. Mungkin kehilangan nyawa terasa lebih baik daripada mengetahui kenyataan akan ketidakberadaan orang – orang yang dicintai. Innalillahi..turut berduka cita, saudaraku..
Deru kendaraan bersahutan dengan teriakan kegelisahan. Orang tua berlarian menyelamatkan sang anak, ibu – ibu bertangisan, harta tidak lagi menjadi urutan pertama untuk diselamatkan. Ah, saudaraku..sedih nian mendengar rintihanmu..semoga Yang Kuasa melindungi orang – orang yang beriman. Amin..
Dengan penuh kesadaran, Pariaman bukanlah yang pertama dan mustahil menjadi yang terakhir. Dimanapun dan kapanpun, do’a kami selalu untuk yang terbaik. Sebuah cobaan saudaraku, ingatlah Dia Yang Maha Mengingat. Dan ingatlah, saudaramu hingga Merauke meluangkan berjuta tangan untuk membantu. Kalian tidak sendiri..
- teruntuk saudara setanah air, korban gempa di Padang dan sekitarnya -
Jualan
Gengsi, hal pertama yang saya pikirkan ketika harus “menjual”, apapun itu. MLM, distributor sepatu, asuransi, pernah dicicipi sedikit. Kebanyakan langsung kendor dan lebih sering menanggung malu. Yang jelas, semakin sering dijalani justru semakin kuat dugaan fakta bahwa saya sama sekali tidak mempunyai bakat berjualan.
Bukannya tidak iri melihat kawan-kawan yang sukses meniti karir dengan berjualan, bahkan dengan produk yang tidak terlalu menjunjung tinggi keunikan dan kualitas produksi. Secara pribadi memang saya lebih cenderung senang dengan pekerjaan individualistik, belajar dan mengajar, atau berkutat meneliti dan menganalisis suatu hal. Women behind the screen, bukan berhadapan langsung dengan customer apalagi promosi.
Well, keterjebakan saya di dunia perkantoran ternyata tidak lalu membuat saya terlalu mencintai pekerjaan, saya mulai suka tetapi akan selalu ada titik jenuh di atas semua rutinitas yang datar – datar saja. Kemudian di tengah kesibukan yang tidak saya tinggalkan, muncullah ide berjualan hasil produksi keluarga sendiri. Sudah lama merasakan potensi pemasaran kue yang diproduksi oleh saudara sekandung, dan saya pikir sekaranglah saatnya. Ide dasar memutuskan diri sebagai tim marketing adalah bahwa perlu adanya suatu pengelolaan dalam rangka meningkatkan taraf hidup melalui industri rumah tangga, bahwa sebuah kreativitas akan terwujud menjadi hal yang bermanfaat dan saling menguntungkan ketika dikenal dan dirasakan manfaatnya. Lalu, apa yang bisa saya lakukan untuk memacu usaha mandiri?
Hal pertama yang saya analisis adalah berkaitan dengan moment. Bahwa di tengah hiruk pikuk ramadhan, budaya mempersiapkan sajian untuk hari raya masih menjadi prioritas dalam lingkup muamalah. Kedua, kemampuan. Ketiga, publikasi.`Produk terbaik tidak lantas dikenal tanpa usaha mengenalkan keunggulannya. Dan yang terakhir tentu saja pelayanan.
Kemiskinan pengalaman saya di bidang marketing saya siasati dengan merekrut orang lain sebagai penyebar leaflet dan sampel produk. Yang jelas, leaflet produk saya buat sedemikian menarik dan berusaha terlihat profesional (meskipun dengan kemampuan fotografi dan photoshop yang minim). Alhamdulillah, dua hari pertama sudah mendapatkan 18 pesanan! Sebuah kegembiraan yang luar biasa.
Ini adalah sebuah awal, yang bukan tidak mungkin akan berkembang. Ketika menjadi lebih besar, semoga menjadi sebuah langkah yang tepat untuk meningkatkan taraf hidup orang yang lebih banyak.
Ternyata, meniatkan suatu pekerjaan atas dasar meringankan sesama lebih terasa nikmat ketimbang karena keuntungan semata. Saya Alhamdulillah merasa cukup dengan rezeki materi bulanan selevel PNS. Tetapi orang lain yang tidak pun bekerja, masih menggantungkan status kepegawaian yang tidak kunjung jelas, padahal mereka adalah orang – orang dengan bakat kreativitas yang luar biasa. Subhanallah.. menyebarkan leaflet dan berpromosi saja menuntut kemampuan yang hebat, saya belum tentu bisa. Sebuah THR mulai saya siapkan, tidak peduli berapa banyak jumlah pesanan yang akan diterima, belum dihitung berapa keuntungan bersih yang berhasil terkumpul, setidaknya ada alasan untuk membantu tanpa terlihat memberikannya dengan cuma – cuma, karena seseorang akan lebih merasa dihargai karena apa yang diusahakannya, bukan karena nasibnya.
Tanah Air Beta
Indonesia..
cukup tua dalam usia menemukan jati diri kebangsaan
berpuluh tahun sejak barikade bambu runcing mewariskan semangat perjuangan kepada sosok muda negeri tercinta
bahkan cukup rentang untuk membelokkan asas negara yang dulunya dikata agraris
Indonesia..
masih cukup makmur meski tidak lagi terlalu aman menurut si asing, akibat arogansi pembunuh bayaran yang hanya mengelabui kesetiaan pembela muda
masih terlalu indah untuk disaingi fenomena buatan yang hanya mampu menjiplak orisinilitas aneka budaya milik negeri
masih terlalu kuat untuk ditindas dan ditumpangi berbagai kepentingan yang mengatasnamakan dunia
Indonesia..
Pulau Weh masih menjadi bagian terujungmu
Manusia ber-peri-kemanusiaan masih menjadi tombak teruncingmu
Eksotika negeri masih mampu menopang olok-olok musuhmu
yang pasti..INDONESIA..dengan bangga tetap menjadi..dan akan selalu menjadi..TANAH AIR BETA..
- 17 agustus 2009 -
Manajemen Pengelolaan Sistem Informasi
Kesadaran akan manfaat teknologi informasi di lingkungan pemerintah daerah berdampak pada penggunaan teknologi baik itu berupa infrastruktur maupun sistem informasi yang semakin meluas. Hampir setiap sektor pemerintahan saat ini mengimplementasikan teknologi informasi sebagai wujud pemenuhan kebutuhan terhadap pengolahan data dan kemudahan akses digital. Perkembangan ini terlihat baik jika dilihat dari sisi pemanfaatan teknologi, namun perlu disadari bahwa keberagaman sistem informasi yang tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan kesulitan pada proses integrasi sistem yang merupakan tujuan selanjutnya dari pemanfaatan teknologi informasi dalam lingkup pemerintah daerah.
Tata Kelola Sistem Informasi bertujuan untuk memaksimalkan manfaat atau nilai tambah investasi Sistem Informasi / Teknologi Informasi dan meminimalisasi resiko. Dalam rangka menuju konsep E-Government yang merupakan langkah transformasi menuju pemerintahan yang baik (Good Governance) dan Pelayanan Publik yang Efektif dan Efisien, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Strategi Nasional Pengembangan E-Government yang dituangkan melalui INPRES No.3 tahun 2003 “Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government”. Baca selebihnya »
Facebook for Ummat
Sebuah Tutorial Sederhana yang dipersembahkan bagi Ummat..
minibook : Facebook for Ummat << download here
Event Akbar Borneo Blogger 2009
Lomba Blog, Roadshow, Blogger Trip, dan… puncaknya, Kumpul-Kumpul kopi darat, Silaturahmi, Unjuk Peduli di
Golden Moment: ”Blogging for the Earth”
Menghadirkan:
Nukman Luthfie
(CEO Virtual, Konsultan online terkemuka di Indonesia, founder Detik.com)
Cosaranda
(Full Online Marketer Indonesia)
Louise Wulandari
(Pengusaha online pertama di Pontianak)
Senin, 22 Juni 2009
Auditorium Untan jam 15.00 – selesai
Pendaftaran ditutup sebelum 19 Juni 2009
Info: Supriadi (0561-7923137) atau Fifi (081522515797);
borneoblogger.com atau gawaiblogger.blogspot.com
HTM: Pelajar Rp 15.000,- Umum Rp 25.000,-
My Sisters are My Best Friends
Tanpa disadari, kedudukan saudara sekandung sangat berarti bagi seseorang, saya khususnya.
Tanpa disadari, saudara sekandung saya sangat setia mendengarkan begitu banyak celotehan kekesalan.
Baru saya sadari, bahwa saudara sekandung saya menerima lebih banyak amarah dan cercaan daripada kasih sayang dan kata maaf.
Dan ketika disadari, beribu terimakasih terucap ulang di dalam kalbu, tanpa mampu keluar dari ujung lidah. Rasa syukur tak lagi terhitung atas limpahan rahmat berupa orang – orang terbaik yang selalu berada dekat.
My sisters, forgive me please..
thanks for being my truly friends..
Pict taken by Qansa Fayza, with no editing!
Gawai Blogger 2009 – Gathering of Borneo Blogger
Memperkuat identitas diri sebagai bagian dari populasi Kalimantan, Borneo Blogger Community bekerja sama dengan Tribune Institute dan Heart of Borneo akan menyelenggarakan gawe akbar di ranah khatulistiwa. Pesta bertajuk Gawai Blogger 2009 ini merupakan ajang gathering blogger se-Kalimantan yang berasal dari tiga negara serumpun, yaitu Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam.
Menjunjung tinggi asas kepedulian dan kelestarian alam yang ditinjau baik dari sudut ekonomi, sosial maupun budaya, Gawai Blogger 2009 diharapkan mampu mempromosikan dan mengenalkan pariwisata alam Kalimantan sebaik – baiknya ke seluruh dunia.
Mengapa Blog?
Karena media blog dipercaya mampu menyebarkan informasi secara cepat dan menarik. Bahasa blogger yang bervariasi diyakini mampu merambah berbagai lapisan dan latar belakang masyarakat. Aksesibilitas online yang tidak mengenal jarak dan waktu juga memberikan kesempatan besar untuk melewatkan informasi ke seluruh penjuru dunia.
Ada apa aja sih di Gawai Blogger 2009?
First, Lomba Fotografi dengan tema isu lingkungan. Terbuka untuk peserta setingkat SMA / Mahasiswa dan Umum.
2nd, Lomba Blog.
3rd, Blogger Trip. Perjalanan mengunjungi beberapa daerah wisata alami di Pulau Kalimantan. Diikuti oleh seluruh peserta.
and Finally, Seminar Internasional, yang merupakan puncak acara Gawai Blogger 2009.
Ingin tahu lebih lanjut tentang kegiatan di GB2009? Pantau terus agregat borneoblogger.com or kunjungi blog resmi Gawai Blogger 2009.
taken from : http://borneoblogger.com












