Pergantian tahun masehi selalu dirayakan meriah di seluruh penjuru dunia. Pesta kembang api tak henti dipertontonkan dalam rentang waktu 24 jam di setiap zona waktu yang berbeda. Tidak kalah menarik dari kota lain, perayaan tahun baru di Manchester juga dimeriahkan dengan pesta kembang api di pusat kota. Ratusan penduduk Manchester berbondong – bondong memadati daerah Spinningfield sejak satu jam sebelum detik pertama tahun 2011 dimulai.
Lima belas menit sebelum tahun berganti, kawula muda Manchester semakin merangsek ke tengah The Avenue untuk menyaksikan gegap gempita kembang api. Hentakan irama ‘I Got a Feeling’ semakin menyemarakkan suasana. Semua orang ikut bernyanyi dan melompat seakan sedang menyaksikan konser Black Eyed Peas. Tak mau kalah dengan generasi muda, beberapa pasangan kakek-nenek pun ikut menari dan menikmati musik beraliran rap tersebut.
Beberapa menit kemudian, semua suara tiba – tiba bersatu dalam hitungan mundur, meneriakkan sepuluh detik terakhir di tahun 2010. Dan ledakan kembang api mendadak terjadi, memancarkan bunga – bunga api di bawah langit malam. Teriakan pun berlanjut dengan kekaguman yang luar biasa. Atraksi yang berlangsung lebih dari 10 menit itu menyuguhkan berbagai macam formasi kembang api, dari ‘hujan’ kembang api hingga ledakan warna – warni di atap bumi. Layar raksasa di tengah taman kini bertuliskan “Happy New Year 2011″.
Merayakan Tahun Baru bersama keluarga Indonesia
Sudah menjadi tradisi selama beberapa tahun terakhir, malam tahun baru selalu dirayakan bersama keluarga besar Indonesia yang berada di Manchester. Acara kumpul-kumpul ini dihadiri oleh pelajar, peneliti maupun warga Indonesia yang sudah beberapa lama menetap di Inggris. Baca entri selengkapnya »















