PIPIEW

me, my words ‘n my mind

5 Hari BuBar-an

Minggu yang lalu adalah jadwal terpadat yang dipenuhi dengan acara berbuka puasa bersama. Fi selalu senang dengan acara-acara silaturahim seperti ini, meskipun itu berarti harus mengorbankan lima hari berturut-turut tanpa teh hangat atau kolak pisangnya ibu, he..

1. Rabu (17 Ramadhan), Buka Puasa Bersama Keluarga Besar (baca: Arisan Keluarga)
Setiap bulan di hari minggu kedua adalah jadwal tetap acara arisan keluarga. Di luar bulan puasa, biasanya waktu untuk arisan adalah siang hari, pukul 13.00 hinggal 15.00. Berhubung satu dan lain hal, arisan yang sedianya dilaksanakan hari minggu kemudian diundur menjadi Rabu, pas banget, kebetulan di hari minggu tersebut Asep dan mantan CV3-nya Mr.Suki juga merencanakan buka bareng di Somay Bandung, jadi tetap bisa ikut keduanya.
Belum genap tiga minggu dipercaya sebagai “pemegang buku dan kocokan arisan” (megang duitnya ga lebih dari satu jam, he..), entah kenapa hari itu kocokannya tertinggal dirumah, mo balik lagi aih jauh, akhirnya terpaksa membuat kocokan baru << dasar amatiran, huehe..

2. Kamis (18 Ramadhan), Buka Puasa Bersama FGD
Hiek..hari itu sebenarnya jadwal dealnya BuBaran TKP (Trio Kwek-Kwek Pontianak, he..), sampai pukul 15.00 Fi masih berharap acara diskusi akan diakhiri paling lambat pukul 17.00 supaya bisa langsung meluncur menuju TKP, tapi melihat, memandang dan meninjau jadwal acara yang molor dan memperhitungkan antusiasme forum yang sepertinya tidak akan pernah puas, akhirnya TKP harus dikorbankan, uhuhuhu.. Maap abang..mbak..
Sop Iga, Udang Goreng, Ayam Rica-Rica, Cah Sawi dan Kerupuk Udang memang menu yang menggiurkan, walaupun tidak sebanding dengan kerugian yang diderita akibat membatalkan janji dengan TKP, hieks.. Tapi tak apalah, di Orchardz berarti berkenalan dengan Bu Aat, Pak SesMen, Pak Wendhi, Pak Arif, Pak Karsono, Pak Sandy, Pak Jazuli dan Pak Saidi (walaupun ga yakin beliau-beliau ini mengingat saya, huahaha..)
Baca selebihnya »

September 25, 2008 Ditulis oleh pipiew | Hari-Hari, Truly Madly Deeply | , | 13 Tanggapan