Beberapa minggu yang lalu secara mendadak dan tiba-tiba (ya iyalah, kalo mendadak ya jelas tiba-tiba yak?? he..), di pagi hari Isnin, beberapa menit setelah menginjakkan kaki di BKIK, dan beberapa detik sebelum meninggalkan ruangan Aparatur (untuk memenuhi panggilan *terbiasa menjadi wanita panggilan setiap kali standby di kantor*), tiba-tiba beberapa carik kertas lengkap dengan map berwana kuning disodorkan ke hadapan wajah.
“Fi, ini! coba tanya dulu ke bagian PK ada duitnya ato ndak, kalo ada telpon dulu ke panitia penyelenggara, lalu segera pergilah, hari ini acaranya dimulai” ucap Bu Nur dengan kelembutan yang dipertegas.
Wew, saat itu tentu saja terpampang raut muka bego tanpa ekspresi (kek mana tu ya??), ya jelas, ada apa dan mengenai hal apapun sama sekali tak terbayang di dalam kepala. Beberapa detik membaca secara scanning & skimming, ternyata surat tersebut bermaksud mengantarkan diri untuk diikutkan dalam Pendidikan dan Latihan sekaligus Ujian Sertifikasi Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.
Next….
Maret 24, 2008
Ditulis oleh
pipiew |
My Voice |
sertifikasi pengadaan |
& Komentar
Saat Sabar, Saat Syukur
‘Imran ibn Hathan bisa dikategorikan sebagai seorang lelaki yang berperawakan kurang baik. Selain gemuk, postur tubuhnya pendek. Meski perawakannya seperti itu, ia ternyata berhasil mempersunting seorang gadis yang sangat cantik dan menawan.
Setiap waktu bergulir, ‘Imran tidak bosan – bosan memandang dan memuji kecantikan istrinya itu. Hingga pada suatu saat istrinya bertanya, “Apa yang terjadi padamu?” Ia menjawab, “Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan kecantikan dalam dirimu”. Si istri menyahut, “Aku berikan kabar gembira kepadamu bahwa kelak kamu dan aku bakal dijamin masuk surga!”
‘Imran pun kaget seraya balik bertanya,”Dari mana engkau mengetahui hal itu” Istrinya menjawab, “Dikarenakan engkau diberi anugerah melalui kelebihanku dan engkau senantiasa bersyukur kepada-Nya, sementara aku diuji dengan kekuranganmu dan aku bersabar dalam menghadapinya. Bukankah orang yang bersyukur dan bersabar itu dijamin masuk surga?”
Eniwan won tu komen dis stori?? eniting…

“Saat Tuhan Menyapa Hatimu” by Yusuf Burhanuddin
-Buah tangan seorang sahabat di the last '23 feb-
Maret 22, 2008
Ditulis oleh
pipiew |
Soul |
Saat Tuhan Menyapa Hatimu, Sabar, Syukur |
& Komentar
Ibu adalah orang yang ingin kusujudi
Biar aku luluh di kakinya
Biar lebur rasa duka
Biar aku basah oleh air matanya
Biar lunas sudah dosa
Ibu adalah orang yang ingin aku peluk
Biar jiwanya hangat manyinari ruhku
Sementara hatinya memberi lentera
Karena itu aku bisa bertemu dengan-Mu
Gola Gong
H’py Birthday Mom..
Semua do’a tercurah untuk ibu..

Maret 7, 2008
Ditulis oleh
pipiew |
Hari-Hari, Soul |
ibu |
& Komentar


“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai pemimpinmu, Sesunguhnya Allah beserta orang – orangyang sabar“
(QS. Al Baqarah : 153)
Sabar & Ikhlas
Pelajaran terpenting dalam film dan novel fenomenal Ayat-Ayat Cinta. “Allah sedang berbicara kepadamu tentang Sabar dan Ikhlas“, begitu terasa sejuk menusuk ketika diucapkan Profesor Abdul Rauf demi melihat Fahry yang sangat terpukul akibat musibah dan derita yang semakin kencang melandanya. Mengingatkan bahwa hidup bukan hanya materi, prestise dan harga diri. Peringatan itu akan segera datang kepada siapa saja yang merasa sombong, bahkan ketika kesombongan hanya berada di dalam hati saja, sebelum ia sempat menunjukkannya dengan aura tubuh.
“Ya Allah, jika memang kehidupan di penjara lebih berarti daripada dunia luar, maka aku lebih memilih tinggal di penjara tapi dekat dengan-Mu daripada aku hidup bersama manusia pendusta“.
Kutipan do’a Nabi Yusuf ketika menghadapi dusta dan fitnah akibat ketampanannya.
Sabar dan Ikhlas
Tidak hanya diucapkan di dunia film dan tulisan saja. Tidak juga hanya sebuah penggalan peristiwa sejarah. Tetapi Sabar dan Ikhlas, harus menjadi landasan utama penciptaan jati diri. Hayati, renungkan dan pelajari makna besar di balik kedua kata tersebut, dan percayalah hidup akan terasa lebih berarti dan menyenangkan, bagi diri maupun lingkungan. Ikhlas dalam hal apa saja, materi, fisik, harta, hati dan cinta. Masing-masing telah ditentukan porsi terbaiknya. Dia selalu memberikan yang terbaik kepada manusia yang tak pernah lelah berusaha dan berdo’a. I believe it..very very much…
Maret 6, 2008
Ditulis oleh
pipiew |
Soul |
Ayat-ayat cinta, ikhlas, Sabar |
& Komentar