Teknologi Ikhlas
Syaikh Ahmad Ibnu Athaillah berkata dalam kitab Al Hikam, “Amal perbuatan itu sebagai kerangka yang tegak, sedang ruh (jiwa) nya adalah tempat terdapatnya rahasia ikhlas (ketulusan) dalam amal perbuatan”.
Ikhlas menurut fi berarti ridha. Melandaskan segala sesuatu hanya untuk ridha Allah.
Teknologi Ikhlas
KOLABORASI KECERDASAN OTAK DAN KECERDASAN HATI
Gabungan kekuatan budaya Timur dengan ilmu pengetahuan ‘new-sciences’, kebijakan falsafah hidup, spiritualitas dan teknologi untuk meraih sukses total lahir-bathin yang holistik.
Seringkali kita dapati orang berbicara tentang ikhlas. Terlebih di tempat-tempat peribadatan, kata ikhlas terasa bagai pembicaraan yang menyejukkan hati. Namun, berapa banyak orang yang benar-benar dapat menghayati makna ikhlas hingga ke lubuk hati atau bahkan berhasil menjalaninya ?
Sebenarnya ikhlas adalah bagian terpenting dari pencapaian hidup manusia, sebab ikhlas adalah perilaku hidup tertinggi yang dipedomankan Tuhan kepada manusia. Di dalamnya terkandung makna kesabaran, kepasrahan dan penerimaan yang memungkinkan manusia semakin dekat dengan Tuhan. Apabila manusia mampu menghayatinya, itu berati ia mampu mencapai puncak kesuksesan, yaitu puncak kebahagian secara lahir bathin di dunia dan akhirat.
Ikhlas adalah kondisi perasaan di dalam hati. Karena itu belajar ikhlas juga berarti belajar melihat dengan hati, mendengar dengan hati, dan tentunya mengikuti kata hati. Kedengarannya memang mudah, tapi barangkali masih banyak diantara kita yang tidak tahu bagaimana cara mencapainya.
Menurut Pendiri Katahati Institute Erbe Sentanu, kesulitan mempelajari ikhlas adalah karena untuk meraih keikhlasan sebenarnya sederhana, tetapi karena kita biasa berpikir secara shopisticated dan complicated membuat kesederhanaan berikhlas menjadi sulit untuk dicerna apalagi diterapkan. Menurutnya Ikhlas itu merupakan aktivitas hati, sehingga untuk memahaminya kita harus mengistirahatkan pikiran dan mulai berlatih menggunakan hati. ”Dengan kata lain memindahkan kesadaran kita dari otak ke dalam hati.”
Teknologi Ikhlas merupakan Ultimate Self Development Technology untuk masyarakat Indonesia, merupakan hasil penggabungan kekuatan budaya timur dan barat serta ilmu pengetahuan terkini seperti Neuroscience, Quantum Physics, Evolutionary Biology, Chaos Theory, Brain Science, dan Science of the Mind serta tuntunan bijak falsafah hidup dan tauhid keagamaan – untuk meraih kesuksesan hidup yang holistik dan hakiki.
Seperti halnya semua teknologi, teknologi ikhlas juga bersifat otomatis. Kita tidak perlu mempercayainya untuk memperoleh manfaatnya. Seperti kita tidak perlu percaya kepada handphone yang dapat mengirim sebuah pesan pendek (sms), cukup dengan melakukan prosedur pengiriman dengan benar – sms terkirim.
Coba bayangkan bagimana rasanya jika kita bisa 100% meyakini tuntunan agama dan falsafah hidup kita bukan karena terpaksa apalagi dipaksa harus meyakininya, tetapi karena kerap terkabulnya doa kita yang dapat dilihat dengan mata kepala kita sendiri – nyaris setiap saat.
Karena kita tahu bahwa ketika kita sudah mampu hidup ikhlas dengan MENTAL FISIOLOGIS PROSEDUR yang benar, maka keinginan-keinginan menjadi jauh lebih mudah untuk diraih. Kita juga tahu bahwa jika kita masih belum mendapatkan yang diinginkan berarti kita hanya perlu menyempurnakan metode atau prosedur keikhlasan di dalam pikiran dan hati kita masing-masing.










ikhlas ini yang susah ya de’ fi fie…
==============================
iyah abg, nomonginnya sih gampang, mbacanya juga kelihatan ga susah-susah amat, tapi begitu dapet kasus, hiks, kerasa susaah bgt, tapi kita harus berusaha kan ya? berusaha sebisa mungkin, menjaga hati dan perilaku *ini juga fi bisanya cuma nomon :p *
bukan hal yang mudah utk mempraktekkan ikhlas…
jadi ingat pak haji yang di pilem “kiamat sudah dekat” yang gak bisa memastikan seperti apa “ilmu ikhlas” padahal beliau meminta calon menantunya utk lulus ujian “ilmu ikhlas”
============================
iya mbak, pilem itu bisa jadi inspirasi dalam memahami ilmu ikhlas
Berapa banyak pelatihan dan seminar serta training-training keikhlasan namun apakah benar pelaksanaannya itu juga ikhlas bukan nyari duit semata, atau sekedar menjual teori doank?, lha wong pelaksanaannya kadang gak ikhlas bagaimana mau menghasilkan orang-orang ikhlas….?
***bertanya-tanya***
Begitu banyak orang yang membuang duitnya hanya untuk menangis pada saat training…namun betulkah itu tanda ikhlas, karena banyak juga dari mereka menangis tetapi setelah itu bertambah buas……, semua hanya menjual keikhlasan untuk menghasilkan uang. Apakah tidak takut dikutuk Allah SWT. Wallahu A’lam
lom sempat di baca secara detail hanya s4 mampir jak entar lah kasih komen yah
iklas….kenapa begitu sulit dihadirkan….selalu dan selalu ada alasan
@pak daeng limpo
iyah pak, tergantung masing-masing pribadinya mungkin pak..
kalo kata fi si, ilmu ikhlas itu sulit diteoritiskan, semua kembali ke hati & nurani masing-masing, bagaimana mengatur pikiran, gerak tubuh & prilaku untuk tetap setia kepada-Nya, meninggalkan manusia duniawi yang hanya sesaat. Entahlah, fi juga hanya bisa berkata-kata pak, mengenai benar apa engganya, hanya Allah dan manusianya sendirilah yang mengetahui
Trimakasih atas kunjungannya pak..
@cangak
itu bukan komen kah?
@om pik
iya, uhuuhuuu….tp kata mbak eN, ga boleh pake2 kata2 negatif, such as : “sulit”, mari kita bilang “Bisa” atau “pasti Bisa!”, biar tambah semangat untuk mengikhlaskan segala sesuatu yang sudah menjadi kehendak-Nya, toh rezeki kita setiap detiknya sudah di-Atur kan?
Lha…. negeri kita, teknologi nggak ada, ikhlasnyapun nggak ada pula, jadi punyanya apa ya??
=============================
huehe…punya apa ya?? *jadi mikir*
sekedar info ajah,ada info seminar gratis zona ihklas untuk setiap pembelian buku zona ikhlas…bisa klik di http://www.togamas.co.id